Siapa di antara teman-teman yang suka membantu orang tua berkebun di rumah?

Mungkin ada teman-teman yang menanam tanaman hias, atau tanaman yang menghasilkan sayuran dan buah.

Bagi teman-teman yang tidak memiliki lahan tanah, juga bisa menggunakan metode menanam tanpa tanah hidroponik untuk bercocok tanam.

Teman-teman pasti tahu apa itu metode hidroponik, bukan?

Yap, hidroponik adalah metode menanam tanpa tanah, yang menggunakan air sebagai media tanah.

Beberapa jenis tanaman yang sering dibudidayakan dengan metode hidroponik misalnya selada, bayam, cabai, tomat, stroberi, juga anggur.

Apa yang harus disiapkan jika ingin membuat kebun hidroponik di rumah, ya?

Menyiapkan Sistem Hidroponik

Ada beberapa jenis sistem hidroponik, teman-teman. Sistem hidroponik adalah struktur yang nantinya menahan air atau media lain yang menjadi tempat menanam tanaman.

Sistem ini biasanya tersedia sebagai satu paket menanam hidroponik yang bisa kita temukan di toko peralatan berkebun atau penjual tanaman.

Sistem hidroponik itu nantinya akan memasok tiga hal penting bagi tanaman, yaitu air, nutrisi, dan oksigen.

Sistem hidroponik juga bisa dibangun sendiri di rumah dan disesuaikan dengan jenis tanaman yang akan dipelihara.

Karenanya, teman-teman bisa cari tahu dulu mengenai tanaman apa yang ingin teman-teman budidayakan menggunakan metode hidroponik ini.

Menyiapkan Nutrisi dan Medium

Untuk menanam tanaman hidroponik, kita membutuhkan campuran nutrisi dalam air.

Nutrisi untuk tanaman hidroponik berbeda dari nutrisi (pupuk) yang digunakan untuk tanaman yang ditanam pada media tanah.

Campuran nutrisi untuk tanaman hidroponik juga biasanya dijual di toko peralatan berkebun.

Untuk mediumnya, kita harus menyiapkan air. Pompa air yang digunakan dalam sistem hidropinik akan mengeluarkan gelembung akan meningkatkan oksigen larut dalam air, sehingga memenuhi kebutuhan oksigen akar tanaman.

Hidroponik dengan medium air biasanya digunakan untuk tumbuhan dengan akar yang dangkal, seperti sayuran hijau, lobak, atau herba.

Namun, hidroponik juga bisa dilakukan menggunakan medium seperti pasir, batu hyrdocorn, serabut kelapa, dan perlite. Biasanya ini digunakan untuk tanaman dengan akar dalam seperti bit atau tanaman seperti timun dan labu.

Mengatur Pencahayaan

Jika kebun hidroponik dibuat di luar rumah, kita bisa menempatkannya di mana saja di mana ada cahaya alami yang bisa mengenai tanaman.

Tapi metode menanam hidroponik juga bisa diterapkan di dalam ruangan.

Jika akan ditanam di dalam ruangan, kebun hidroponik bisa dibuat di tempat dengan cahaya buatan.

Jenis cahaya buatan yang bisa digunakan juga macam-macam, mulai dari metal halide, bohlam sodium, LED, dan lampu fluoresensi.

O iya, selain memperhatikan cahaya, sirkulasi udara juga penting bagi pertumbuhan tanaman, lo! Jadi, perhatikan hal ini juga, ya.

Berkebun di rumah memang menyenangkan. Apalagi peralatan dan bahan untuk memulai kebun hidroponik mudah kita dapatkan.

Tapi, sebelum memulai berkebun hidroponik, pastikan teman-teman banyak membaca pengetahuan seputar metode menanam tanpa tanah hidroponik ini, ya.

Supaya, saat menyiapkan alat dan memulai kebun hidroponik jadi lebih siap untuk mulai merawat tanaman.