Bikers waspadalah, mulai sekarang hindari banyak minum air putih sebelum tidur, bukanya bikin sehat malah menyebabkan penyakit mematikan.

Bikers pasti paham betul fungsi dan manfaat air putih untuk kesehatan.

Tapi enggak selalu bagus karena banyak minum air putih sebelum tidur malah berbahaya dan bisa sebabkan penyakit.

Nah, bikers bisa hindari mulai sekarang minum banyak air putih sebelum tidur.

Air putih menjadi salah satu minuman yang dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari.

Bukan rahasia lagi bila air putih memiliki banyak manfaat bagi tubuh dan kesehatan.

Tapi manfaat ini hanya bisa kamu rasakan bila mengonsumsi air putih dengan cara yang tepat.

Salah satu yang harus dihindari adalah banyak minum air putih sebelum tidur.

Bukan bikin sehat, kebiasaan ini justru bisa meningkatkan nokturia.

Apa itu nokturia?

Berikut penjelasannya.

Nokturia adalah peningkatan kebutuhan untuk buang air kecil di malam hari.

Saat tertidur, tubuh manusia menghasilkan lebih banyak hormon yang memperlambat fungsi ginjal dan menurunkan produksi urin.

Kombinasi ini mengurangi kebutuhan orang untuk buang air kecil di malam hari dan membantu mereka tidur tanpa gangguan.

Sedangkan berulang kali bangun bisa mengurangi durasi dan kualitas tidur.

Bukan hanya itu saja, noktaria ini juga punya risiko lain.

Ketika tidur seseorang terganggu oleh nokturia, dapat memiliki dampak signifikan pada kualitas hidup mereka.

Ingatan, konsentrasi, dan suasana hati seseorang dapat dipengaruhi secara negatif karena kurang tidur.

Di bawah ini adalah deretan risiko penyakit berbahaya akibat noktaria.

– Hipertrofi prostat jinak

– Kandung kemih terlalu aktif

– Diabetes

– Infeksi kandung kemih

– Penyakit jantung

– Sembelit

– Obat tertentu

– Depresi

Nokturia dapat terjadi pada siapa saja pada usia berapa pun tetapi lebih sering terjadi pada orang tua.

Lantas kapan sebaiknya seseorang mengonsumsi air putih?

Waktu Tepat Minum Air Putih

Seseorang harus minum air putih kapan pun mereka merasa dehidrasi atau jika ada kemungkinan dehidrasi yang tinggi.

Tanda-tanda dehidrasi meliputi, haus, mulut, bibir, mata dan saluran hidung kering, hanya mengeluarkan sedikit air kencing, buang air kecil kurang dari empat kali sehari, urin berbau kuat dan berwarna gelap.

Menurut European Food Safety Authority (EFSA), bisa berakibat fatal jika seseorang kehilangan lebih dari 10 persen air tubuh mereka.

Tidak ada konsensus tentang berapa banyak air yang harus diminum setiap hari.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dan Food and Nutrition Board (FNB) mengatakan, haus saja sudah cukup untuk membimbing kebanyakan orang tentang berapa banyak minuman.

Namun, FNB menyarankan agar perempuan mengkonsumsi sekitar 2,7 liter air setiap hari dan laki-laki sekitar 3,7 liter.

Jumlah ini termasuk air yang didapat dari makan, yang diperkirakan menghasilkan 19 sampai 20 persen asupan harian.