Saat masa-masa kehamilan, tentu banyak wanita yang mendengar mitos tentang kesehatan janin dari lingkungan sekitar mereka. Salah satu mitos yang paling sering didengungkan adalah tidak boleh mengonsumsi nanas ketika sudah positif hamil. Hal ini disebabkan karena nanas dianggap dapat meluruhkan janin dan membuat seorang wanita mengalami keguguran.

Lantas muncul pertanyaan di benak banyak orang, benarkah mengonsumsi nanas pada saat kehamilan memang tidak baik untuk kesehatan janin. Benarkah seseorang dapat mengalami keguguran karena hanya mengonsumsi nanas semata? kabar-kabari.com akan menjelaskan mitos ini berdasarkan analisis ilmiah. Simak baik-baik ya agar tidak salah persepsi lagi.

Apakah Nanas Mengandung Zat Yang Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Janin?
Source : nakita.grid.id
Buah Nanas Segar

Secara ilmiah, nanas memang mengandung senyawa enzim yang diberi nama dengan bromelain. Enzim ini bekerja untuk memecah protein yang ada dalam tubuh. Janin yang baru terbentuk di kandungan ibu terdiri dari sel protein sederhana dimana dapat terserang dan terkena dampak negatif dari enzim bromelain ini. Jadi secara garis besar, peluang keguguran setelah makan nanas itu memang benar adanya.

Namun, tidak berarti makan nanas dapat seratus persen bisa menggugurkan kandungan begitu saja. Kandungan bromelain pada nanas umumnya tidak terlalu banyak. Terlebih lagi, jika ibu hamil hanya mengonsumsinya dalam takaran yang pas.

Lantas Benarkah Nanas Bisa Menyebabkan Keguguran Pada Ibu Hamil?
Source : ibudanbalita.com
Jus Buah Nanas

Meskipun nanas mempunyai kandungan bromelain yang bisa menggugurkan kandungan, tetapi jumlah enzim bromelain pada buah nanas juga tidak sebanyak yang dibayangkan. Penelitian yang dilakukan oleh University of Maryland Medical Center mengatakan jika tubuh membutuhkan setidaknya eighty hingga 320 miligram untuk membuat otot dalam pencernaan mengalami peradangan.

Sementara itu, satu buah jus nanas murni saja hanya mempunyai kandungan bromelain sekitar 16 miligram. Angka ini sangat jauh untuk bisa membuat kandungan janin dalam perut ibu menjadi terserang.

Jika dihitung secara kasar, maka potensi nanas untuk bisa menggugurkan kandungan ibu hamil tergolong amat kecil. Seorang ibu hamil harus memakan setidaknya lebih dari lima buah nanas sekaligus untuk memperoleh enzim bromelain yang cukup untuk membuat janin menjadi luruh.

Bagi seorang wanita khususnya yang sedang mengandung, makan lebih dari lima buah nanas dalam satu waktu rasanya menjadi hal yang cukup mustahil. Sebab, ukurannya yang besar membuat orang rata-rata hanya mengonsumsi maksimal 2 buah per hari.

Kemudian Bolehkan Ibu Hamil Mengonsumsi Nanas Jika Sedang Ingin?
Source : honestdocs.id
Nanas Tidak Selalu Sebabkan Keguguran

Setelah melihat penjelasan di atas, dapat disimpulkan apabila mengonsumsi nanas bukan menjadi larangan yang keras bagi seorang ibu hamil. Jika wanita yang sedang mengandung memang ‘ngidam’ untuk makan nanas, maka tidak ada salahnya untuk tetap menuruti permintaan tersebut. Namun, sebagai suami atau orang terdekat, kita juga harus membatasi porsi nanas yang akan dimakan oleh ibu hamil. Batasi ibu hamil untuk makan setidaknya satu buah nanas dalam jangka waktu seminggu. Hal ini akan meminilisir resiko-resiko yang tidak diingkan akibat enzim bromelain yang dipunyai nanas itu sendiri.

Kemudian, faktor yang menyebabkan keguguran sejatinya tidak hanya dari buah nanas saja. Ada banyak faktor seperti kelelahan, benturan dengan benda keras, dan hal-hal tidak terduga lain yang bisa meningkatkan resiko keguguran. Untuk meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan itu, maka ibu hamil disarankan tidak bekerja terlalu keras. Selain itu, keseimbangan gizi dalam makanan juga patut diperhatikan agar kesehatan ibu dan janin juga sama-sama terjaga dengan baik.